Showing posts with label new york. Show all posts
Showing posts with label new york. Show all posts

Thursday, December 10, 2015

THE WALK (2015)

Bagi orang yang memiliki rasa takut akan ketinggian, menyaksikan film berjudul The Walk merupakan sebuah tatangan. Film berdurasi 123 menit arahan Robert Zemeckis ini menyajikan beberapa atraksi gila Philippe Pelit (Joseph Gordon-Levitt) saat menjadi penampil jalanan di Perancis.

Philippe mulai jatuh cinta pada seni berjalan di atas tali saat dirinya menyaksikan aksi seorang bapak di sirkus yang belakangan diketahui bernama Papa Rudy (Ben Kingsley) yang kemudian mengajarkan Philippe banyak hal. Kecintaannya pada atraksi membuatnya terusir dari rumah. Philippe kemudian memulai atraksi jalanan pertamanya dan bertemu dengan seorang penyanyi jalanan bernama Annie (Charlotte Le Bon). Pertemuannya dengan Annie menjadi titik awal perjalanannya menuju New York.


Film biografi yang diangkat dari kisah nyata ini berjalan lambat namun dikemas dengan sangat menarik. Menggunakan gaya story-telling dan flashback membuat film ini terasa begitu nyata. Penonton seolah sedang mendengarkan penuturan seorang lelaki yang memiliki obsesi gila menyebrangi menara kembar WTC di New York dengan seutas tali.

Levitt tampil apik dengan aksen Perancis. Ia terlihat sangat medalami karakter Philippe Pelit dalam film ini. Gaya bicara, mimik wajah, dan gesture ditampilkan dengan sangat berbeda dari film-film terdahulunya. Dan yang membuat penasaran, apakah sebagian aksi juggling dan berdiri di atas tali benar-benar dilakukannya atau hanya efek CGI.


Meski film ini bertema biografi, ada beberapa unsur yang dimasukkan sutradara untuk membuat mata penonton tetap menatap layar. Beberapa unsur tersebut seperti aksi Levitt menjadi ‘mata-mata’ untuk mendapatkan informasi terkait gedung WTC.


Secara keseluruhan film ini dikemas dengan sangat menarik dan layak ditonton dengan skor 7,5/10. Selamat merasakan kengerian berdiri di atas menara kembar WTC, New York, AS.

Friday, October 9, 2015

PAPER TOWNS (2015)

Paper Towns merupakan film bergenre drama, misteri, dan romans sebagaimana dimuat dalam situs IMDb. Namun setelah menyaksikan film berdurasi 109 menit ini, rasanya kurang pas jika film ini dilabeli misteri. Meskipun Margo (Cara Delevingne) menghilang dengan cara yang misterius dan meninggalkan beberapa petunjuk bagi Quentin (Nat Wolff), hal ini lebih terlihat sebagai permainan hide and seek.

Paper Towns sendiri berkisah tentang Quentin yang berusaha menemukan lokasi keberadaan Margo yang tiba-tiba menghilang. Bermodal beberapa catatan yang ditinggalkan Margo, Quentin yang didampingi beberapa sahabatnya melakukan sebuah perjalanan ke negara bagian New York.


Jake Schreier selaku sutradara menggarap film ini dengan cukup apik. Meskipun film ini terkesan datar, tetapi banyak nilai yang diselipkan dalam film ini. Beberapa di antaranya yaitu bagaimana seseorang harus berani keluar dari zona nyamannya untuk dapat menemukan jati dirinya. Selain itu, nilai persahabatan juga disajikan dengan begitu baik dari awal hingga akhir.

Dua kondisi persahabatan yang saling bertolak belakang dikemas menjadi konflik cerita. Margo yang dikhianati sahabatnya, dan Quentin yang justru sangat kompak melakukan berbagai hal bersama sahabatnya. Bahkan hingga kelulusan tiba, ketiga sahabat ini masih menyempatkan diri untuk mengadakan 'pesta perpisahan' sederhana.


Sementara itu, unsur romans di film ini tidak semenarik unsur persahabatannya. Entah karena sedikitnya porsi yang didapat Margo atau karena sang sutradara tidak berhasil menyajikan konflik batin yang memyentuh hati penontonnya.


Untuk karakter yang ada di film sendiri digarap cukup baik. Penonton dapat dengan mudah mengingat karakter Margo yang frontal, Quentin yang pasif, Ben yang gokil, serta Radar yang serius dan mudah panik.

Dan film ini ditutup dengan kisah yang jauh dari dugaan. Que dan Margo tidak menjadi sepasang kekasih. Skor untuk film ini 7.9/10.